Member

Mohon maaf, silahkan login terlebih dahulu.

Kembali

Menjaga Kandungan Vitamin Makanan Saat Dimasak

Memasak bahan masakan dengan cara yang salah dapat menghilangkan kandungan nutrisi dan vitamin yang terkandung pada bahan masakan  loh bu. Hal ini dikarenakan vitamin sangat rentan hilang ataupun rusak karena sangat sensitive terhadap udara, panas hingga cahaya. Untuk itulah penting bagi kita memahami cara memasak yang benar agar tubuh kita bisa mendapatkan banyak manfaat darinya.

Berikut cara mengolah makanan sayuran agar kandungan vitamin gizi nutrisi tidak hilang adalah sebagai berikut:

  • Bahan makanan yang mengandung Vitamin A, E, D.
    Masaklah makanan yang mengandung vitamin ini dengan sedikit minyak. Contoh, panggang atau kukuslah hati sapi yang kaya vitamin A daripada menggorengnya.
  • Bahan makanan yang mengandung Vitamin B.
    Rebus makanan yang mengandung vitamin ini seperti ikan dan biarkan saripatinya tetap dikonsumsi dalam bentuk sup. Atau panggang kue dan roti tak terlalu lama, maksimal sampai warnanya agak kecoklatan. Ini dimaksudkan untuk melindungi vitamin B yang sensitif terhadap panas.
  • Vitamin C.
    Khusus untuk vitamin C kita lakukan cara-cara sebagai berikut:
    1. Untuk mengurangi hilangnya vitamin C yang larut dalam air dan oksigen, masaklah buah dan sayuran dalam jumlah air sedikit mungkin.
    2. Biarkanlah air mendidih selama beberapa menit barulah masukkan sayuran. Membiarkan air sampai mendidih akan membuat air kehilangan sejumlah oksigen. Karena air dingin yang mengandung oksigen tinggi yang dapat menghilangkan vitamin C.
    3. Segera sajikan dan konsumsi sayuran seusai dimasak. Karena setelah 24 jam disimpan dalam lemari es, sayuran yang telah dimasak akan kehilangan seperempat vitamin C.

Beberapa saran untuk mempertahankan nutrisi dalam makanan yang dimasak seperti dikutip dari situs Better Health Channel ini.

  1. Simpan makanan secara tepat dan menutup beberapa jenis makanan dalam tempat kedap udara.

  2. Cuci atau gosok sayuran, bukan mengupasnya untuk menghilangkan bakteri pada sayuran.
  3. Gunakan daun sayuran paling luar lebih dulu, misalnya kubis atau daun selada, kecuali daun sudah layu atau sudah tidak enak.
  4. Bila Anda membuat sup, masukan bahan sayuran ketika sup sudah mau matang supaya kandungan gizi tidak hilang dan selalu gunakan bahan-bahan yang masih segar
  5. Masak makanan sayuran yang ditumis dengan cepat.

Related Article